Senin, 02 Oktober 2017

Langkah-langkah Hidup Sehat dan Badan Tetap Bugar Setiap Hari


Berikut beberapa cara hidup sehat dan bugar yang bisa Anda lakukan setiap hari mulai dari sekarang:

1. Tidur yang berkualitas: Milikilah waktu tidur yang berkualitas, kurang tidur atau terlambat tidur       bisa memicu berbagai penyakit dan badan akan mudah letih, lesu, serta lemas. Tidurlah minimal 10     atau 8 jam perhari di waktu yang tepat mulai dari jam 9 malam sampai jam 6 pagi. 

2. Mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna: Dari kecil pasti kita sudah diajarkan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi dan lengkap seperti 4 sehat 5 sempurna. Anda dapat mulai mencari menu-menu sehat yang lengkap dengan sayur, buah, daging, susu, dan makanan bernutrisi lainnya.

3. Jauhi kebiasaan buruk: Yang dimaksud kebiasaan buruk di sini contohnya adalah merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, serta makanan cepat saji yang sudah tentu dapat merusak organ-organ tubuh Anda dan mengundang berbagai macam penyakit mematikan. Baca juga Cara Berhenti Merokok yang Powerful dan Terbukti Sukses.

4.  Olah raga yang teratur: Kita tidak bisa mengharapkan bedan segar dan bugar tanpa rajin olah raga, untuk itu berolah raga secara teratur dapat menjaga keseimbangan pola hidup Anda. Lakukanlah olah raga paling tidak 3 kali dalam satu minggu.

5.  Bekerja dalam jam yang cukup: Jika Anda adalah seorang pekerja maka jangan berlebihan, bekerjalah maksimal 10 jam per hari dan jika lebih dari itu maka tubuh Anda bisa rentan terhadap penyakit. Tubuh kita juga perlu istirahat yang cukup dan jangan dipaksakan untuk bekerja melebihi batas normal.

6.  Bangunlah di pagi hari: Di pagi hari udaranya segar dan bersih, banyak oksigen dan belum dikontaminasi polusi. Jadi Anda bisa berjalan-jalan menghirup udara segar serta terkena sinar matahari pagi yang menyehatkan. Jadikanlah ini kebiasaan Anda.

7.   Menerapkan pola hidup bersih: Cara hidup sehat dan bersih harus dilakukan di lingkungan sekitar Anda. Jangan malas untuk bersih-bersih rumah karena ruangan yang kotor dan berdebu bisa menimbulkan banyak penyakit. Oleh karena itu, rajinlah membersihkan ruangan dan jangan lupa gunakan masker saat membersihkan. 

8. Cara hidup sehat berikutnya yaitu dengan banyak minum air putih: Jauhkan tubuh Anda dari dehidrasi dengan banyak meminum air putih minimal 8 gelas per hari. Air putih ini berguna untuk membuang zat-zat beracun di dalam tubuh serta membantu melancarkan metabolisme tubuh. Jangan biarkan tubuh Anda kekurangan cairan yang menyehatkan ini. Baca : Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan dan Kebugaran Tubuh

9.  Berhenti makan ketika sudah terasa kenyang: Jangan makan berlebihan hanya karena masih ada sisa makanan di piring Anda. Jika sudah terasa kenyang lebih baik stop makan karena makan berlebihan juga tidak baik. Selain itu bisa membuat berat badan berlebih.

10.  Kurangi makanan manis: Kurangilah mengonsumsi makanan manis seperti coklat, kue-kue, soda, permen, dan sebagainya. Makanan manis dapat memicu Anda untuk makan lebih banyak padahal mereka juga tidak mengenyangkan. Selain itu, terlalu banyak makanan manis akan memicu kadar gula yang berlebih dan akhirnya beresiko diabetes.

Minggu, 01 Oktober 2017


FKIP UKI MENGUKIR SEJARAH PENDIDIKAN INDONESIA
            Semua orang tentu mempunyai pilihan. Tak terkecuali bagi seorang pelajar SLTA yang ingin melanjutkan studi.”GALAU” kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan seorang pelajar ketika ingin menentukan di mana akan berkuliah dan apa jurusan yang akan di pilih. Saya adalah salah satunya. Ketika memutusakan untuk merantau dari Medan dan berkuliah di luar kota, saya ibarat kapal di tengah lautan dan tanpa pengemudi.Terombang ambing tanpa arah. Namun, tanpa di sadari ada sosok penolong yang setia menyertai saya. Dia bagai angin yang perlahan-lahan membawa saya ke tempat yang tidak saya duga sebelumnya. Tempat itu bernama UKI. Dan sosok penolong itu ialah Yesus Tuhanku. Di UKI, saya memilih FKIP sebagai wadah di mana saya akan dibentuk. Kenapa harus FKIP? Kerinduan saya menjadi pengajar, menjadi alasan utama saya memilih FKIP.
Setiap universitas pasti punya kegiatan yang wajib di ikuti oleh calon-calon mahasiswa. Misalnya UKI. Salah satu kegiatan UKI ialah PPMB (Program Pembinaan Mahasiswa Baru) selama satu minggu.Ada aturan-aturan yang di buat untuk memperlancar kegiatan tersebut. Beberapa di antaranya ialah disiplin waktu dan berlaku untuk semua termasuk panitia kegiatan.Artinya setiap mahasiswa baru dan panitia tidak boleh terlambat.
Saya salah satu mahasiswa baru yang tempat tinggalnya lumayan jauh. Maka dari itu, saya sering sekali terlambat dan di hukum lari keliling lapangan. Namun, dengan aturan itu saya belajar untuk bisa mandiri dan mengatur waktu yang baik.Terlepas dari itu, setiap kegiatannyaselalu menciptakan suasana nyaman, kekeluargaan yang erat, dan tentunya menyenangkan. Semua suku dan agama di persatukan dan di perlakukan sama dalam “KASIH”. Bagi saya kegiatan itu sangat bermanfaat dan tidak akan terlupakan. Saat-saat itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya dan teman-teman lainya.
Pada tanggal 5 september 2016, semua mahasiswa baru memulai proses perkuliahan di fakultas masing-masing. Dengan sukacita, saya melangkahkan kaki dari tempat tinggal saya menuju FKIP yang akan menjadi rumah ke dua bagi saya. Ketika berada di FKIP, suasananya sangat ramai. Sebab, masa liburan telah selesai dan aktivitas perkuliahan mulai berjalan kembali seperti biasanya. RO, menjadi kegiatan awal yang kami lakukan sebelum memulai perkuliahan. Dengan berjalannya waktu saya mulai bisa menyesuaikan diri dengan keadaan dan lingkungan yang baru itu. Ketika bertemu dengan kakak senior dan dosen-dosen, kami saling memberikan salam sehingga tercipta suasana nyaman dalam diri saya.Sungguh pengajar- pengajarnya baik, ramah dan profesional. Selain itu, pegawai-pegawainya memberikan pelayanan dengan baik dan Senior-senior FKIP pun sangat perhatian kepada kami mahasiswa baru serta sering membantu kami dalam aktivitas perkuliahan. Keadaan seperti ini, jarang saya temukan di tempat perkuliahan lain. Saya merasa kagum dan bangga telah memilih FKIP.
Bagi saya, FKIP itu keluarga. Mengapa saya berkata demikian.? Alasannya karena di FKIP pengajar dan mahasiswa seperti seorang anak dan orangtuanya dan dalam keadaan tertentu, mereka juga bisa menjadi teman. Hal itu terbukti ketika saya bertemu dengan  kaprodi PAK bernama Pdt. Stefanus Daniel untuk wawancara. Mungkin waktunya terlalu singkat. Namun, beberapa nasihatnya menggambarkan sosok orang tua dalam kehidupan saya dan pembawaannya bisa juga menjadi sosok teman. Saat itulah ada gambaran “keluarga” ketika saya berada dalam lingkup FKIP.
“Pendidikan adalah jembatan kesuksesan dan guru adalah pemandu kesuksesan” Slogan pendidikan ini menumbuhkan harapan yang besar dalam diri saya sebagai bagian dari FKIP. Kerinduan saya,ialah agar nilai-nilai kristiani yang ada dalam UKI khususnya di dalam FKIP tetap ada dan di terapkanoleh pengajar-pengajarnya, pegawai-pegawainya dan seluruh mahasiswanya. Selain itu, semoga FKIP mampu menjadi teladan bagi fakultas-fakultas lain dalam menghasilkan lulusan terbaik dan bermutu.
Untuk mencapai tujuan bersama itu, perlu adanya kerjasama sebagai tim yang solid. Dalam FKIP dosen dan mahasiswa yang harus menciptakan dan menerapkannya.  Ketika sudah beberapa hari berkuliah, saya selalu berpikir untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat dan membanggakan. Baik untuk diri saya, keluarga, FKIP, UKI, bangsa, dan tentunya menyenangkan Tuhan.“Berdoa, belajar dan tekun bekerja keras” menjadi langkah awal yang saya pakai untuk turut memiliki peran penting dalam mewujudkan kerinduan itu. Saya siap menjadi tanah liat yang pada hakekatnya mudah di bentuk. Kemudian di bentuk oleh pengrajin-pengrajin profesional di dalam FKIP UKI. Mereka akan selalu siap membentuk tanah itu menjadi suatu karya yang bernilai tinggi.Sehingga ketika saya telah selesai menempuh pendidikan di FKIP UKI, saya memiliki kriteria pekerja yang di butuhkan bangsa indonesia. Dan akan ada kalimat indah, bawasannya FKIP membutuhkan mahasiswa, UKI membutuhkan FKIP dan Indonesia membutuhkan UKI.
Oleh karena itu, percayalah bahwa segala sesuatu yang Tuhan tetapkan dan di manapun itu, akan mendatangkan kebaikan. Pengertian itu, membuat saya tidak akan menyesal telah memilih FKIP dan UKI.